Penjelasan iman dalam kitab sirojul ma’arif
Iman adalah melafalkan pada ucapan dan meyakinkan dalam hati bahwa tidak ada yang wajib di sembah kecuali hanya alloh, percaya pada malaikat-malaikat alloh, percaya adanya kitab-kitab alloh, percaya rasul-rasul alloh, percaya hari akhir, percaya qodo’ dan qodarnya alloh.
Pembagian tentang iman diantaranya:
1. Iman iqror
Yaitu pengakuan dalam hati kalau dirinya itu iman kepada alloh tetapi tidak mengetahui sejatinya alloh. Beriman kepada malaikat tapi dia belum mengetahui hakikat malaikatnya alloh,iman kepada utusannya alloh tetapi dia tidak mengetahui hakikat utusan alloh, beriman atas kitab alloh tetapi dia tidak mengetahui hakikat kitab alloh, beriman pada hari akhir tetapi di tidak mengerti hakikat hari akhir, beriman pada qodo’ dan qodarnya alloh tetapi dia tidak mengetahuihakikat qodo’ dan qodarnya alloh. Dia mengaku iman lewat ucapannya saja “amantu billahi wamalaikatihi wal malaikatihi wakutubihi warusulihi wal yaumil akhiri wabil qodri khoirihi wasyarrihi minallohi taala” seperti itulah iman ikror yaitu beriman hanya pada ucapannya saja.dan pada hukumnya dia sudah iman tetapi iman hanya pada hukum.
2. Iman tasdiq
Iman tasdiq
bisa di anggap sebagai iman taqlid yaitu beriman atas dasar manut melakukan perintah guru sedangkan dia tidak mengetahui hakikat iman. Yang dia ketahui adalah ikud ikutan sebagai bukti tawadhu’nya dia pada guru,dan para ulama’.
3. Iman tasdiqul iqror
Yaitu iman yang mana dia mengucapkan dengan perintah dari guru dan ulama’ dengan melakukan amal-amal syariat dan sangat bertawahu’ kepada alloh, merasa menjadi hamba alloh. Dia belum mengetahui apa yang dia imani dan belum mengetahui apa itu iman.
4. Iman yaqin
Yaitu percaya adanya alloh berdasarkan kitab yang menjelaskan kenyataan alloh dan mengetahui, menyadari kekuasaan alloh dan meyakini semua yang ada di dunia dan lagit seisinya itu yang menjadikanya adalah alloh dan dia merasa menjadi kawula alloh dan melakukan apa yang di perintah alloh dan menjauhi larangannya dengan sebuah keyakinan. Apabila dia tidak melakukannya akan di murkai oleh alloh dan akan di siksa kelak di hari akhir.
5. Iman ainul yakin
Yaitu percaya dan mengetahui bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan alloh dan itu adalah kuasanya alloh tanpa adanya keragu-raguan dalam hati. Lima macam iman diatas adalah imannya orang ahli syariat.
6. Iman haqqul yakin
yaitu mengetahui bahwa alloh mempunyai sifat wajib 20 dan sifat mukhal 20, dan mengetahui sifat jaiznya pengeran, dan menyadari semua yang ada di langit dan ada di bumi di ibaratkan seperti mayat, dia hidup sebab ada yang menghidupkan, dia bisa berjalan sebab ada yang menggerakkan, dia kaya sebab aya yang kuasa membuat dia kaya, dia bisa mengucap sebab ada yang membuat dia mengucap. Semuanya adalah kuasa alloh. Ini adalah iman ahli thoriqoh
7. Iman tauhid
Yaitu percaya alloh maha esa. Dia meyakini bahwa alam itu tidak ada,jasad tidak ada, tidak ada hidup, tidak ada wujud, tidak ada ttampilan,tidak ada nama, tidak ada kelakuan, hanya alloh yang tampil tidak ada dua yang ada hanya satu (lailaha illa alloh), ini adalah iman orang ahli tauhid.
8. Iman ma’rifat
Yaitu percaya dan mengetahui sejatinya alloh,dan hakikat alam seisinya taitu mengetahui arti lafad bismillah dan mengerti hakikat makna satu persatu lafad bismillah, jadi mengerti sejatinya alloh,sejatinya alam seisinya, ngerti sejatinya dzat, ngerti sejatinya sifat, ngerti sejatinya asma, ngerti sejatinya af’al, ngerti sejatinya pengeran, ngerti sejatinya kawulo, ngerti sejatinya yang menyembah dan sejatinya yang di sembah, ngerti sejatinya hidup, ngerti sejatinya diri, ngerti asal muasalnya hidup, ngerti kejadiannya hidup, ngerti tempatnya hidup, ngerti datangnya hidup, ngerti kemana larinya ruh, ngertiasal mulanya jasad, percaya dhohir bathin, ini adalah iman ahli ma’rifat yaitu imannya para nabi dan para wali imannya orang arif dan orang mu’min khaq.
9. Iman ghoib
Yaitu mengetahui hal yang ghoib, yaitu mengetahui mengetahui hakikat sejatinya alloh alloh sejati, dalam arti mengetahui keghaiban. Di saat alloh masih ghaib dan belum nyata, alloh masih ada di alam ahadiyyah, masih berwujud dzat sejati sejatinya dzat, sifat sejati sejatinya sifat, masih wujud mahdi (wujud sak woco) wujud mtlaq ithlaqnya. Wujud sendiri, tidak ada yang lain yang ada hanya dia sendiri. Ini adalah iman ahli arifin, para nabi dan para wali alloh.
10. Iman ghoibul ghoib
Yoiku percoyo marang ghoibing ghoib, dzat sejati sejatine dzat, yoiku wong seng manggon ono dzatnya alloh,yaitu orang yang mengetahui sejatinya ka’bah, bisa menghadap di hakikat kiblatnya alloh, sudah bisa manggon di tenggah-tenggah oro oro tarwiyyah,wes manggon ono panggonan kang jembar luwih jembar tanpo winates, wes manggon ono ing masjid suci selamanya yaitu yng di namakan masjid samar. Wallohu a’lam. subhanalloh
11. Iman baqo’
Yoiku iman kang tetep, ono ing rino lan wengi, isuk lan sore, melEk turu tetep iman tetep percoyo kabeh polah tingkahe mung kagungane alloh awak lan urip mung kagungane alloh, tetep iling lan ngerti ora pisah marang alloh babar pisan,
12. Iman baqoul baqo’
Yoiku iman kang tetep luwih tetep iman kang tanpo pegots selawase, isuk iman, sore iman, bengi iman,awan iman, susah iman, bunggah iman, melarat iman sugih iman, melek iman, turu iman, kerjo iman, leren iman, melaku iman, mandek iman obah iman, meneng iman,tetep manggon ing dzat allohora tau metu ing dzat allohlan ora metu saking bumine alloh.
13. Iman kamil
Yoiku iman sampurno. Sampurno kaweruhe, sampurno baline entek ilang kari alloh.
14. Iman kammil mukammil
yaitu imannya orang gila, bukan gila pada dunia dan ahirat, tetapi gila pada dzat alloh
boleh kenal mas Arman?
BalasHapusAlhamdulillah Manfaat
BalasHapusAlhamdulillah
BalasHapus